BBM Langka, Harga Pertalite di Tingkat Pengecer Meroket hingga Rp30 Ribu per Botol

Terkini 17 Oct 2026 19:34 • 2 min read • 36 views • By (01and)

Share berita ini

BBM Langka, Harga Pertalite di Tingkat Pengecer Meroket hingga Rp30 Ribu per Botol
MINAHASA SELATAN, Amurangpost.my.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Utara dalam...

MINAHASA SELATAN, Amurangpost.my.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilaporkan terjadi di sejumlah daerah di Provinsi Sulawesi Utara dalam sepekan terakhir berdampak pada melonjaknya harga jual Pertalite di tingkat pengecer. Kondisi ini menambah beban masyarakat, terutama pengguna kendaraan yang kesulitan mendapatkan BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Sulitnya memperoleh BBM jenis Solar maupun Pertalite di sejumlah SPBU turut memicu antrean kendaraan roda dua dan roda empat. Situasi tersebut membuat sebagian pengendara terpaksa mencari alternatif dengan membeli BBM di kios maupun penjual eceran di pinggir jalan.

Namun, di tengah kebutuhan masyarakat yang mendesak, harga Pertalite di tingkat pengecer justru mengalami kenaikan yang signifikan.

Berdasarkan penelusuran media ini di sejumlah lokasi, Pertalite yang dijual dalam botol air mineral berukuran 1,5 liter dibanderol Rp30.000, naik dari harga sebelumnya Rp20.000. Sementara itu, untuk ukuran satu liter, harga yang sebelumnya Rp12.000 kini mencapai Rp20.000.

Peningkatan tersebut membuat masyarakat harus merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Di tengah situasi ini, persoalan kelangkaan BBM tidak hanya mencakup ketersediaan pasokan di SPBU, tetapi juga berdampak terhadap harga penjualan di tingkat pengecer. Ketika pasokan sulit diperoleh, masyarakat menjadi pihak yang paling merasakan konsekuensinya.

Kondisi ini diharapkan mendapat perhatian dari pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, Pertamina, serta instansi yang berwenang melakukan pengawasan distribusi dan penjualan BBM.

Masyarakat membutuhkan kepastian mengenai ketersediaan dan kelancaran distribusi agar kelangkaan tidak terus berlarut serta tidak semakin membebani pengeluaran warga.

Meski berita ini dimuat, penyebab kelangkaan BBM di sejumlah wilayah tersebut maupun tanggapan resmi dari pihak terkait masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

(01dan)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Amurang Post
Chat with us on WhatsApp